Home
News
News Detail
101 Dilihat
Bagikan Link
Gangguan saluran kemih tidak hanya dialami manusia, tetapi juga kucing peliharaan. Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai pemilik kucing adalah Feline Lower Urinary Tract Disease (FLUTD), yakni istilah untuk berbagai gangguan pada saluran kemih bagian bawah yang mencakup kandung kemih dan uretra.
Kondisi ini dapat ditandai dengan perubahan perilaku saat buang air kecil, seperti sering bolak-balik ke kotak pasir, mengejan ketika berkemih, buang air kecil dalam jumlah sedikit, hingga ditemukannya darah dalam urine.
Kucing jantan perlu mendapat perhatian khusus karena uretranya lebih sempit sehingga berisiko lebih tinggi mengalami penyumbatan saluran kemih. Kondisi tersebut dapat mengancam nyawa jika tidak segera ditangani.
FLUTD dapat berkaitan dengan sejumlah faktor, antara lain peradangan kandung kemih, terbentuknya kristal atau batu saluran kemih, pola konsumsi air, kondisi lingkungan, dan stres. Karena penyebabnya beragam, pemeriksaan dokter hewan diperlukan untuk menentukan penanganan yang tepat.
Pemilik kucing disarankan tidak mengabaikan perubahan kebiasaan buang air kecil. Apabila kucing mengejan berulang kali tetapi urine tidak keluar atau hanya menetes, kondisi tersebut merupakan keadaan darurat yang membutuhkan penanganan dokter hewan segera.
Pentingnya Nutrisi dan Perawatan Kucing
Edukasi mengenai FLUTD menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Me-O Cat Fun Day (CFD) 2026 Roadshow Bandung. Kegiatan tersebut menggabungkan hiburan, interaksi komunitas pencinta kucing, dan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan.
General Manager Marketing Perfect Companion Indonesia, Mila Likumahua, mengatakan bahwa merawat kucing tidak cukup hanya dengan memberikan kasih sayang dan menghabiskan waktu bersama. Pemilik juga perlu memperhatikan kebutuhan nutrisi, kebersihan, serta kondisi kesehatan hewan peliharaan.
Menurut Mila, pemilihan makanan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi kucing merupakan bagian penting dari perawatan sehari-hari.
“Pemilihan makanan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi kucing juga perlu menjadi pertimbangan dalam perawatan sehari-hari,” ujar Mila.
Melalui Me-O Cat Fun Day, pihaknya ingin mendorong para cat parentsatau pemilik kucing agar semakin memahami tanggung jawab dalam merawat hewan peliharaan, termasuk mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan sejak dini.
Kegiatan bersama komunitas pencinta kucing itu juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran bahwa kedekatan dengan hewan peliharaan harus disertai perhatian terhadap kebutuhan dan kesejahteraannya.
Selain menyediakan makanan yang sesuai, pemilik kucing perlu memastikan ketersediaan air minum bersih, menjaga kebersihan kotak pasir, menciptakan lingkungan yang nyaman, dan memantau kebiasaan buang air kecil.
Jika muncul gejala yang mengarah pada FLUTD, konsultasi dengan dokter hewan menjadi langkah penting. Penanganan yang cepat, terutama ketika terjadi penyumbatan saluran kemih, dapat membantu mencegah komplikasi serius dan menjaga kualitas hidup kucing peliharaan.